Apa yang terjadi
KPMG mensurvei 1.013 pemimpin keuangan senior di 20 negara dan 13 sektor tentang deployment dan tata kelola AI dalam fungsi keuangan. Penggunaan AI aktif dalam keuangan telah lebih dari dua kali lipat sejak 2024 (dari 30% menjadi 75%), dengan hampir 71% melaporkan AI memenuhi atau melampaui ekspektasi ROI. Pengembalian terkuat muncul dalam kualitas pengambilan keputusan, akurasi perkiraan, dan responsivitas. Namun, 36% menyebutkan kualitas data sebagai hambatan dan peluang terbesar mereka. Secara kritis, 93% perusahaan AS berencana melakukan deployment atau penskalaan AI dalam keuangan dalam 18 bulan ke depan, dengan setengahnya sudah merencanakan orkestrasi sistem AI multi-agent. Kesenjangan kesiapan assurance muncul sebagai diferensiator utama: organisasi dengan kerangka assurance yang kuat akan mengungguli rekan-rekan mereka.
Mengapa penting
Keuangan menjadi domain utama untuk penskalaan AI enterprise dan deployment sistem multi-agent. Tim dewan dan eksekutif perlu memahami bahwa ROI nyata tetapi bergantung pada kualitas data dan kesiapan assurance—bukan hanya tingkat adopsi AI. Laporan ini mengukur di mana pemimpin keuangan menang (mesin keputusan, bukan pemotongan biaya) dan di mana kesenjangan tata kelola tetap ada (kesiapan tenaga kerja, interoperabilitas sistem).
Tindakan yang diperlukan
Audit integrasi data dan kerangka assurance fungsi keuangan Anda sekarang. Briefing CFO dan dewan tentang kesenjangan kesiapan assurance, dan bermitra dengan proyek scoping tiga bulan tentang tata kelola AI multi-agent sebelum penskalaan sistem terorkestra.