Apa yang terjadi
Berdasarkan sepuluh diskusi publik dari India AI Impact Summit 2026, Carnegie India menganalisis bagaimana perdebatan AI terbuka versus tertutup berkembang dalam konteks kompetisi A.S.-China, setelah peluncuran DeepSeek pada 2025 terhadap model sumber terbuka yang kompetitif biaya. Brief ini memeriksa perdebatan definitional tentang apa yang memenuhi syarat sebagai AI 'sumber terbuka' yang benar-benar (menyoroti perbedaan antara model terbuka-bobot dan model sepenuhnya terbuka), Deklarasi Delhi India yang mengadvokasi pendekatan sumber terbuka sebagai alat untuk kedaulatan dan pembangunan inklusif, dan pertanyaan tata kelola yang muncul mengenai pengecualian hukum untuk model sumber terbuka di bawah kerangka kerja seperti EU AI Act. Analisis ini memposisikan AI sumber terbuka sebagai pengungkit strategis bagi negara-negara menengah dan negara-negara Global South untuk mengurangi biaya teknologi, menjaga kedaulatan, dan memungkinkan adaptasi domestik.
Mengapa penting
Perdebatan AI sumber terbuka telah bergeser dari pertanyaan teknis menjadi tantangan geopolitik dan tata kelola. Para eksekutif dan pembuat kebijakan perlu memahami bagaimana pilihan definitional (terbuka-bobot versus sepenuhnya terbuka) mempengaruhi kewajiban hukum, penentuan posisi kompetitif, dan keputusan rantai pasokan karena kerangka peraturan berbeda secara global.
Tindakan yang diperlukan
Tinjau kebijakan pengadaan dan pengembangan AI internal untuk memperjelas sikap terhadap model terbuka-bobot versus sepenuhnya terbuka. Tim legal harus memantau kriteria pengecualian EU AI Act dan menilai bagaimana kerangka kerja yang sedang berkembang di India dapat mempengaruhi persyaratan pengadaan di pasar Asia.