Laporan Strategis  ·  2026-08-04

CFR Mensurvei 350 Ahli Tentang Masa Depan AI — Bagaimana Para Ahli Berpikir AI Akan Mengubah Keseimbangan Kekuatan Global pada 2035

Laporan StrategisHigh dampakGlobal
Council on Foreign Relations mensurvei 350 ahli kebijakan luar negeri tentang bagaimana distribusi kemampuan AI frontier dan struktur tata kelola akan membentuk tatanan global pada 2035. Temuan utama: "lebih dari 80 persen responden mengharapkan bahwa tata kelola AI akan terfragmentasi," dengan hanya 5% mengharapkan institusi domestik untuk mengikuti perkembangan AI. Para ahli terbagi hampir merata pada konsentrasi kemampuan (46% mengharapkan konsentrasi berkelanjutan di antara beberapa aktor vs. 54% mengharapkan difusi ke puluhan aktor negara/non-negara), dan hampir 70% percaya bahwa lab AI frontier akan menjadi aktor non-negara paling kuat pada 2035, dengan 75% mengharapkan aktor non-negara untuk mendapatkan leverage atas negara. Lebih dari 70% melihat kecelakaan AI yang serius sebagai pemicu paling mungkin untuk perubahan tata kelola.
Mengukur konsensus elite bahwa tidak ada institusi — nasional atau multilateral — yang saat ini diposisikan untuk mengatur AI frontier, secara langsung menginformasikan bagaimana dewan dan tim kebijakan harus menimbang risiko regulatory-capture dan fragmentasi dalam strategi AI jangka panjang.
Gabungkan temuan fragmentasi/pergeseran kekuatan ke dalam skenario risiko geopolitik perusahaan dan perencanaan tata kelola AI jangka panjang.
CFR - How Experts Think AI Will Change the Global Balance of Power by 2035CFR - CFR Surveyed 350 Experts About AI's Future
Lihat di umpan langsung Jelajahi temuan keamanan dan tata kelola AI terkait — diperbarui setiap pagi.
Buka umpan →