Regulasi  ·  2026-07-20

Sekretaris Jenderal ASEAN menyampaikan keterangan resmi tentang Kerangka Kerja Tata Kelola AI ASEAN di Pertemuan Tingkat Tinggi WAIC tentang Tata Kelola AI Global

RegulasiLow dampakSoutheast Asia
Pada 18 Juli 2026, Sekretaris Jenderal ASEAN Dr. Kao Kim Hourn menyampaikan keterangan resmi di Pertemuan Tingkat Tinggi tentang Tata Kelola AI Global, yang diselenggarakan di sela-sela Konferensi Kecerdasan Buatan Dunia 2026 (WAIC) di Shanghai. Keterangan tersebut menegaskan kembali instrumen tata kelola AI ASEAN yang sudah ada — Panduan ASEAN tentang Tata Kelola dan Etika AI (2024), Panduan ASEAN AI yang Diperluas tentang AI Generatif (2025), Roadmap AI Bertanggung Jawab ASEAN, dan deklarasi Jaringan Keselamatan AI ASEAN (AI SAFE) (Oktober 2025) — dan memposisikan pendekatan ASEAN relatif terhadap Rencana Aksi AI AS, Inisiatif Tata Kelola AI Global China, dan Undang-Undang AI UE. Tidak ada instrumen pengikat baru yang diumumkan; pidato tersebut mengonsolidasikan dan mempublikasikan kerangka kerja regional yang sudah ada di forum diplomatik multilateral bersama pengumuman WAICO China.
Meskipun bukan aturan pengikat yang baru, ini adalah pernyataan tingkat pemerintah resmi yang membentuk wacana dan ekspektasi seputar konvergensi tata kelola AI multilateral (atau divergensi) di antara 10 negara anggota ASEAN ditambah kerangka kerja China, UE, dan AS — konteks relevan bagi pengguna AI multinasional yang beroperasi di seluruh Asia Tenggara yang harus melacak bagaimana Panduan dan Roadmap non-pengikat ASEAN dapat berkembang menuju hukum yang lebih kuat.
Pantau pembaruan Kerangka Kerja Tata Kelola AI ASEAN atau langkah apa pun menuju perundangan AI regional yang mengikat; tidak ada tindakan kepatuhan segera yang diperlukan.
ASEAN Secretariat — Secretary-General's remarks (as delivered)ASEAN Secretariat news post
Lihat di umpan langsung Jelajahi temuan keamanan dan tata kelola AI terkait — diperbarui setiap pagi.
Buka umpan →